Pupus
Pupus
Seribu untaian kata tlah kau suratkan padaku
Milyaran lagu telah engkau dendangkan hanya untukku
dan, mengapa begitu mudah hatiku untukmu
Awan yang berarak seakan bercerita,
Indah senyum mentari seakan menyertai pula.
Taman nan indah,
Jalan terjal,
dan pohon tumbang begitu mudah kita lalui
Namun,
Badai kecil yang menghempas kata KITA
Rintik yang menghapus lirik lagu yang kau tulis
Embun pagi yang seakan menghapusnya.
Hanya itu saja,
Lalu Mengapa kini terjadi?
Surat itu kan aku simpan
Dalam buku cerita indahku
dan,
Takkan mudah aku melewatkannya.
Komentar
Posting Komentar