Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017

Aku (2)

Aku tak sadar, Setiap roda yang kukayuh, Sejauh itu aku menyusuri dunia. Begitu juga kini, Semua lagu yang ku lagukan, seperti tak kan pernah sempurna. Kukayuh sepedaku pulang menuju ufuk timur Bapak Hari, jangan kau tutup matamu menjelang nyanyi ayam desa seberang Aku duduk memegang perut, sambil bersendawa. Ahhhhh, legaaa Namun, Begitukah arti lega? Ibu dan Ayah semakin tua. Apakah aku hanya bisa mengayuh sepeda saja? Bagaimana kalau membuat portal Waktu?

Biar Hitam Berkata Hitam

Biar Hitam Berkata Hitam Bila berat mengayuh sampan, Bila lelah mendaki bukit, Bersandarlah disini, gubuk damai dalam kabut Jauh sudah kau berjalan mengelilingi sekepal bola berputar Aku tau engkau lelah, maka, bersandarlah disini,,   Glacong Jangan berlari sendiri, Glacong ! Kita masih ada untuk menutupi perihmu Buatlah hatimu menari dengan senyum yang merekah Cukup!!! Glacong Semua punya mata, Hati orang mana kita tahu? Mentari esok kan bersinar lebih cerah. Biar hitam ini berteriak sekerasnya, biar engkau jatuh sekarang Sebelum semua terlalu tinggin, hingga sakitnya jatuh tak terlalu menyakiti TULUNGAGUNG,0127 TERAM 12

Cerita Bunga Dasar Biru

Gambar
Cerita Bunga dasar Biru

Pengertian Blog - Pembahasan 1 - Blog

Gambar
Menampilkan Video Dalam Blog (Tugas TIK) Terimakasih kepada : Rizal Firdaus ( http://erzetel.com )

Tanpa Sepatah Kata

Tanpa Sepatah Kata Malam ini terlalu cepat bergulir. Hingga menjatuhkan kita berdua. Dalam sebuah bara api Kita terbakar, dan kita hanya mampu saling memandang Seperti itu kini engkau dan aku. Duduk sebentar saja mungkin tak mungkin Secangkir kopi tak mungkin menghangatkan lagi Sebentar, duduklah ! Seperti waktu yang berputar, kayuhanmu semakin cepat berlalu dari padang nyata Jejakmu tak mampu melepaskan maksud hatimu Tanpa sepatah kata kita berdua saling menghindar Tanpa sepatah kata kita berlalu dan lenyap

Menampilkan File Presentasi