Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2016

Lumpuh Karena Cinta

Terbaring sudah raga Di tengah alunan gending pengiring Perang tak berkesudahan Prajurit tak mampu kembali Perintah tak lagi menyatu Perang tak berkesudahan Wanita menunggang kuda Membawa taburan mewangi bunga Mekar di rayu di dalam kalbu Aku hanyut kalah Dalam cinta Dan perang

Kematian dan Mimpi

Terbujur Kaku Dalam Mimpi Masih ku ingat Sapuan sang jagad yang menyapa Deru ombak berkilauan Kita yang melepuh termakan sang surya Rayuan maut ku beralun Tenang, dan tentang Impian kita bersama Namun, Masamu sudah datang lebih dahulu dari kami Pergi tuk kembali Berpeluk manja dengan mimpi Berpeluk manja dengan awan Kini kau terbujur sudah Bersama mimpi indahmu Yang kan kami jaga bersama Tenang lah sahabat sejati. We Love You ❤

Akhir Kesepian

Diakhir Sepi Kau yang telah membawaku Masuk dan terjerumus Namun kini kau yang pergi Kau yang melukiskan Dengan cat, dan goresan itu Namun, kini kau buang dan terbakar Kau yang datang Kau yang memulai Menorehkan tinta dalam kertas Pergilah Maka secepat itu aku terbakar cemburumu

Wanita Bersanggul Kini

                                                            Wanita Bersanggul Tertekuk masam raut wajahmu Yang termenung di antara taburan bintang Dan kau hiraukan nyamuk bernyanyi Wajahmu kini tak lagi sama Yang mengkerut dimakan zaman Kerasnya zaman Kejamnya dunia Menuntut dirimu kembali Bernyanyi menari di antara deru mesin Mesin berlalu jatuhkan sepeser rupiah

Mawar Kembali

Yang membekas tiada akhir Yang berakhir kembali bersinar Laksana sapuan ombak Menerpa menghempas dan membawa Membuka lembar baru terkoyak Namun terhias Andai aku tahu mawar mekar kembali Kumbang tak akan datang Duri tak lagi menyerbu